Sabtu, 19 Desember 2015




CAHAYA IBU

ketika aku mulai melangkah

menggapai tujuan perjalanan
masuki perubahan

seorang tua menitip pesan kepergianku

anakku,.!
jika kakimu sudah masuk dalam lumpur
yang pancing cacian mereka
Maka tancapkanlah lebih dalam nak..
janganlah ragu dengan rumput kecil
pemberi sayatan pada dirimu

ketika sayatan muntahkan darah
hasilkan perih mendalam
lupakanlah kata Menyerah
untuk perjalanmu

Bergegaslah melangkah nak
yakin darah akan melapangkanmu
saat darah mengaliri lumpur itu
Ayunkan kaki mu



saat  langkah selesai
ibu berdiri menuggu tangis haru
kabarkan penyelesaian perjalan
meski kamboja penanda rumah ibu.

Padang panjang, desember 2015
Desriyanto